Daerah

1.200 Sekolah di Cianjur Rusak, Target Perbaikan Tuntas Pada 2028

Published

on

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian. (Foto: Ist)

TODAY.ID, Cianjur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mencatat sebanyak 1.200 sekolah di wilayahnya mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga berat.

Kerusakan dipicu usia bangunan yang sudah tua hingga dampak bencana alam yang terus terjadi setiap tahun.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan pemerintah daerah bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur terus melakukan pembangunan dan revitalisasi sekolah secara bertahap karena keterbatasan anggaran daerah.

“Ini tidak hanya terjadi di Cianjur, banyak sekolah yang rusak baik dimakan usia atau terdampak bencana, tapi hampir di seluruh daerah di Indonesia,” kata Wahyu dalam keterangan yang diterima, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, sebagian besar sekolah rusak berada di tingkat sekolah dasar dengan kerusakan pada ruang kelas.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian. (Foto: Ist)

Kondisi tersebut diperparah karena wilayah Cianjur termasuk daerah rawan bencana seperti banjir, longsor, pergeseran tanah hingga gempa bumi.

Pemerintah daerah pun menargetkan peningkatan perbaikan sarana dan prasarana sekolah hingga 20 persen pada 2026.

Pemkab Cianjur juga menargetkan seluruh pembangunan dan revitalisasi sekolah rusak dapat diselesaikan secara bertahap paling lambat pada 2028.

“Perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak dari berbagai sumber mulai dari APBD, DAU, DAK, pemerintah pusat hingga bantuan dari berbagai pihak termasuk swasta,” ujarnya.

Untuk mempercepat perbaikan, Pemkab Cianjur saat ini terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat agar alokasi pembangunan sekolah setiap tahun dapat ditingkatkan.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian. (Foto: Ist)

Pemkab optimistis dukungan anggaran dari berbagai sumber, termasuk pihak swasta, dapat membantu menekan jumlah sekolah rusak sehingga pada 2029 tidak ada lagi ruang kelas yang mengalami kerusakan berat di Cianjur.(*)

Laman: 1 2 3

Exit mobile version