Daerah
154 Desa di Bekasi Gelar Pilkades Serentak, 12.261 Personel Disiagakan
TODAY.ID, Bekasi – Sebanyak 12.261 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi 2026 yang berlangsung di 154 desa.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada tahapan pemungutan suara, tetapi juga hingga proses penghitungan dan pengamanan kotak suara. Kepolisian memastikan personel telah ditempatkan di titik-titik yang dianggap membutuhkan pengawasan selama seluruh rangkaian tahapan berlangsung.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo mengatakan, pemungutan suara di TPS digital maupun konvensional sejauh ini berlangsung aman dan tertib.
Menurut dia, kondisi tersebut didukung kesiapan panitia pemilihan, kelengkapan sarana dan prasarana, serta pola pengamanan yang telah disiapkan di setiap TPS.
“Kesiapan panitia dengan alur sistem antrean mampu mencegah antrean panjang, sarana dan prasarana pendukung juga sangat memadai, ditambah sistem pengamanan petugas kami di masing-masing TPS,” kata Andi dalam keterangan yang diterima, Senin (21/9/2026).
Ia mengatakan personel pengamanan telah menempati ploting masing-masing. Polisi juga memastikan kesiapan administrasi, logistik, petugas pemungutan suara, serta fasilitas pendukung di lokasi pemungutan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama proses pemilihan kepala desa berlangsung.
Meski situasi di lapangan terpantau kondusif, Andi meminta anggotanya tidak mengurangi kewaspadaan. Personel diminta menjalankan tugas secara profesional, netral, dan humanis serta tetap menjaga situasi agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.
Pengamanan juga akan berlanjut setelah pemilih menggunakan hak suaranya. Polisi disiagakan hingga proses penghitungan suara selesai dan kotak suara dipastikan berada dalam kondisi aman.
Pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 tersebut merupakan bagian dari Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026. Dalam operasi itu, sebanyak 12.261 personel gabungan dilibatkan untuk mengawal seluruh tahapan pesta demokrasi di tingkat desa.
Andi menyebut pengamanan dilakukan melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, panitia pemilihan, dan unsur terkait lainnya.
“Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI maupun unsur terkait lain, kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan seluruh rangkaian Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi tahun 2026 berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif,” tandasnya.(*)