Daerah

Dedi Mulyadi Siapkan Empat Desa Pelatihan Bahasa Asing di Tiap Daerah

Published

on

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)

TODAY.ID, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan program desa bahasa asing di setiap kabupaten dan kota untuk meningkatkan keterampilan bahasa masyarakat sekaligus membuka peluang kerja, terutama di kawasan industri.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, setiap kabupaten dan kota akan memiliki empat desa yang warganya mengikuti kursus bahasa Arab, Inggris, Mandarin, dan Jepang.

“Setiap kabupaten dan kota akan memiliki empat desa yang seluruh warganya mengikuti kursus Bahasa Arab, Inggris, Mandarin, dan Jepang,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima, Sabtu (17/10/2026).

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jabar akan menyiapkan tenaga pengajar, sedangkan pemerintah kabupaten dan kota bertugas menentukan desa yang menjadi lokasi pembelajaran.

Untuk Kabupaten Indramayu, Desa Muntur di Kecamatan Losarang dipilih sebagai lokasi pembelajaran bahasa Mandarin. Pemilihan tersebut mempertimbangkan letak desa yang berdekatan dengan kawasan industri Losarang, yang memiliki investor asal China.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)

Dedi menilai kemampuan bahasa Mandarin dapat membantu warga berkomunikasi dengan tenaga kerja asing di lingkungan industri. Keterampilan itu juga diharapkan memudahkan pekerja lokal memahami penjelasan tenaga ahli asing, terutama terkait proses produksi dan standar produk.

Menurut data yang disampaikan Dedi, PT Food Packaging Jaya di Kawasan Industri Losarang mempekerjakan 158 tenaga kerja asing asal China. Mereka bertugas melatih pekerja lokal agar dapat menghasilkan produk sesuai standar dan permintaan pembeli.

“Desa Muntur ini cocok dijadikan desa Bahasa Mandarin, karena lokasinya di Kawasan Industri Losarang, dan terdapat investor asing asal China, sehingga skill tersebut akan bermanfaat untuk bekerja di sini,” ujarnya.

Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Jabar berencana melibatkan lembaga pendidikan yang berpengalaman dalam pengajaran bahasa asing.

Keterlibatan lembaga pendidikan diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pengajar di desa-desa yang ditetapkan.(*)

Laman: 1 2

Exit mobile version