Daerah
Kerap Bikin Resah, Wali Kota Bandung Ancam Pidanakan Tukang Parkir Liar
TODAY.ID, Bandung – Menjelang puncak arus libur Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Bandung menaikkan level kewaspadaan terhadap praktik parkir liar yang kerap muncul musiman.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan pemerintah tidak akan bersikap lunak terhadap pelanggaran tersebut.
“Yang pasti kalau tertangkap, kita langsung proses pidana,” tegas Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Rabu, 24 Desember 2025.
Farhan menilai praktik parkir liar cenderung meningkat ketika aktivitas warga dan wisatawan memuncak.
Situasi ini, menurut dia, tidak bisa ditangani oleh satu instansi saja. Dibutuhkan kerja kolektif lintas lembaga agar penertiban berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Parkir liar sekarang itu harus menjadi sebuah kerja bersama antara Satpol PP, Dishub, dan kewilayahan,” ujar Farhan.
Penertiban akan dipusatkan di sejumlah titik yang selama ini dikenal sebagai kantong parkir ilegal.
Ia menegaskan, tidak semua kawasan di Kota Bandung menghadapi persoalan serupa. Karena itu, pengerahan personel akan difokuskan pada wilayah yang dinilai paling rawan.
“Karena kan tidak semua wilayah, hanya beberapa wilayah tertentu saja. Nah, di wilayah yang sudah dikenal parkir liar inilah yang akan melibatkan banyak pihak untuk melakukan patroli,” jelasnya.
Menurut Farhan, langkah tegas ini bukan semata soal penindakan, tetapi upaya menjaga ketertiban ruang kota. Parkir liar kerap memicu kemacetan, menghambat aktivitas publik, bahkan berpotensi menimbulkan gesekan di lapangan.
Selain pendekatan hukum, Farhan menekankan pentingnya peran masyarakat. Ia mengimbau warga dan wisatawan tidak memanfaatkan jasa parkir ilegal serta aktif melaporkan praktik tersebut melalui kanal pengaduan resmi Pemerintah Kota Bandung.
“Kalau kita ingin kota ini tertib, semua harus terlibat. Pemerintah tegas, masyarakat juga harus mendukung,” pungkasnya.
Pemkot Bandung berharap pengetatan pengawasan ini dapat menekan praktik parkir liar selama libur akhir tahun, sehingga pergerakan warga dan pengunjung tetap lancar, aman, dan nyaman di tengah meningkatnya aktivitas kota.(*)