Daerah
Lapas Banceuy Gagalkan Penyelundupan 8,97 Gram Sabu Pengunjung
TODAY.ID, Bandung – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 8,97 gram bruto yang disembunyikan seorang pengunjung wanita berinisial MM di dalam aksesori ikat rambut.
Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung, Eris Ramdani, mengatakan pengungkapan tersebut bermula saat dua wanita berinisial EW dan MM hendak mengunjungi warga binaan pemasyarakatan (WBP) bernama Indra Purnama.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap badan dan barang bawaan kedua pengunjung sesuai prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.
“Petugas melakukan penggeledahan badan dan barang secara teliti sesuai SOP yang berlaku untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam Lapas,” ujar Eris di Bandung, Selasa (27/10/2026).
Saat memeriksa MM, petugas menemukan kejanggalan pada aksesori ikat rambut yang dibawanya. Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap bungkusan berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu di dalam aksesori tersebut.
Menurut Eris, barang terlarang itu diduga sengaja disembunyikan dengan cara menjahit kembali ikat rambut agar tidak terdeteksi saat pemeriksaan di pintu masuk lapas.
“Barang tersebut diduga sengaja disembunyikan dengan cara dijahit rapi untuk mengelabui petugas selama pemeriksaan di pintu masuk lapas,” katanya.
Petugas selanjutnya mengamankan barang bukti sabu seberat 8,97 gram bruto beserta pengunjung yang bersangkutan untuk penanganan lebih lanjut.
Setelah menemukan barang yang diduga sabu tersebut, pihak Lapas Banceuy melakukan pendalaman terhadap WBP Indra Purnama untuk menyelidiki kemungkinan keterlibatannya dalam upaya penyelundupan.
Eris mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar temuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Temuan itu telah kami koordinasikan dengan aparat penegak hukum untuk penanganan dan proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Eris menegaskan, penggagalan penyelundupan tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Banceuy dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari telepon seluler ilegal, pungutan liar, dan narkoba.
Ia menekankan pemeriksaan terhadap pengunjung dan barang bawaan akan terus dilakukan secara teliti untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lapas.(*)