Daerah

Mudik Lebaran 1447 H, 91,68 Persen Jalan Provinsi Bebas Lubang

Published

on

Ilustrasi jalur mudik lebaran. (Foto: JabarNews)

TODAY.ID, Bandung – Pemerintah memastikan kesiapan jalur Mudik Lebaran 1447 hijriah di Jawa Barat dengan kondisi jalan provinsi yang mayoritas telah mantap dan bebas lubang. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan jutaan pemudik yang melintasi wilayah tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat, Agung Wahyudi, menyatakan perbaikan infrastruktur jalan provinsi sepanjang 2.362 kilometer telah mencapai status mantap sebesar 91,68 persen menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

“Perbaikan jalan yang berlubang sedang dilakukan. Kami menjamin tidak ada lagi jalan berlubang saat mudik Idul Fitri nanti,” kata Agung dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

Selain perbaikan jalan, pemerintah daerah juga menyiagakan 19 titik Disaster Relief Unit (DRU) di jalur rawan bencana. Unit ini ditempatkan di sejumlah wilayah strategis seperti Bogor, Cianjur, hingga Tasikmalaya untuk mengantisipasi kerusakan mendadak maupun dampak bencana alam selama arus mudik.

Operasional DRU akan didukung Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bima Sakti yang bertugas menangani kerusakan jalan secara cepat, terutama di jalur padat, kawasan rawan kecelakaan, maupun lokasi yang dilaporkan masyarakat.

Ilustrasi jalur mudik lebaran. (Foto: JabarNews)

“Tim dilengkapi dengan berbagai peralatan, yakni 20 mini excavator, 56 dump truck, 6 jembatan bailey, 40 pick up, 6 wheel loader, serta 81 pemadat,” ujarnya.

Peralatan tersebut disebar secara strategis di berbagai daerah, termasuk Bogor, Bekasi, Sukabumi, Purwakarta, Subang, Garut, Bandung, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Kuningan, dan Tasikmalaya untuk memastikan respons cepat terhadap gangguan infrastruktur.

Selain infrastruktur jalan, pemerintah juga menyiapkan 60 Posko Piket Lebaran yang tersebar di enam Unit Pelaksana Teknis Daerah. Posko ini berfungsi sebagai layanan terpadu bagi pemudik, menyediakan tempat istirahat, air minum, toilet, serta informasi jalur alternatif dan kondisi lalu lintas.

“Dengan persiapan tersebut, gangguan bencana saat perjalanan mudik dapat diminimalisir,” tandasnya.(*)

Laman: 1 2

Exit mobile version