Daerah

Pembangunan Sekolah Rakyat di Indramayu Capai 61 Persen, Ini Kata Bupati

Published

on

Siswa ke sekolah. (Foto: Net)

TODAY.ID, Indramayu – Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat 1 di Desa Cikawung, Kabupaten Indramayu, terus menunjukkan progres. Hingga saat ini, pengerjaan proyek tersebut telah mencapai 61,60 persen dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memastikan pemerintah daerah terus mengawal seluruh tahapan pembangunan agar dapat selesai sesuai jadwal dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Menurut Lucky, selain pembangunan gedung, pemerintah juga memberikan perhatian pada aspek pendukung seperti legalitas lahan dan peningkatan akses jalan menuju kawasan sekolah.

“Kami ingin memastikan akses menuju Sekolah Rakyat semakin baik, sehingga dapat mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan kawasan di masa mendatang,” kata Lucky dalam keterangan yang diterima, Kamis (4/6//2026).

Ia menjelaskan akses menuju lokasi sekolah masih memiliki ruang untuk ditingkatkan agar lebih nyaman bagi peserta didik, tenaga pendidik, maupun masyarakat yang akan memanfaatkan fasilitas tersebut.

Siswa ke sekolah. (Foto: Net)

Namun, Lucky menegaskan keberhasilan program Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik. Yang lebih penting adalah memastikan sekolah tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat bagi kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program.

“Yang terpenting bukan hanya bangunan selesai, tetapi bagaimana Sekolah Rakyat benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sasaran,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Karena itu, pemerintah daerah juga mulai melakukan persiapan terkait calon peserta didik yang akan menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Ade Suhayati, mengatakan proses penjangkauan calon siswa terus dilakukan dengan melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), serta Pelaksana Program Kesejahteraan Sosial Kecamatan (PKSK).

Menurut Ade, program tersebut diprioritaskan bagi keluarga yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2 dalam data sosial nasional, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Siswa ke sekolah. (Foto: Net)

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan program ini sebagai kesempatan memperoleh akses pendidikan yang lebih baik,” katanya.

Berdasarkan kontrak pekerjaan, pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat 1 di Indramayu ditargetkan rampung pada 25 Agustus 2026.

Kehadiran sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Indramayu.(*)

Laman: 1 2 3

Exit mobile version