Daerah
Pengangguran di Bekasi 7,3 Persen, Lowongan Kerja Diminta Diumumkan Tiap Pekan
TODAY.ID, Bekasi – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kota Bekasi memetakan kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri dan mengumumkan informasi lowongan kerja secara daring setiap pekan.
Langkah ini didorong untuk memperluas kesempatan kerja bagi warga lokal sekaligus menekan angka pengangguran yang mencapai 7,3 persen.
Dedi mengatakan, keberadaan ribuan perusahaan di wilayah Bekasi perlu dioptimalkan agar mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja dari masyarakat setempat.
“Ini saja dihitung jumlah pabriknya berapa, nanti dijadwal per minggu. Wali Kota Bekasi membuat lowongan kerja online setiap minggu,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima, Kamis (29/10/2026).
Menurut Dedi, pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur dan penataan lingkungan.
Pemerintah juga perlu memastikan pembangunan memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja.
“Jalan sudah bagus, tamannya bagus, kali-kalinya sudah rapi. Tinggal penganggurannya harus berkurang,” ujarnya.
Selain memperluas akses informasi lowongan kerja, Dedi mendorong peningkatan kompetensi pencari kerja melalui program pelatihan dan pemagangan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Ia mengusulkan agar pemanfaatan fasilitas pelatihan dilakukan melalui perjanjian kerja sama (PKS).
Dengan skema tersebut, pemerintah dan dunia usaha dapat menggunakan fasilitas yang sudah tersedia secara bersama tanpa harus membangun sarana baru apabila kebutuhan masih dapat dipenuhi.
Melalui langkah itu, pencari kerja diharapkan memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan sekaligus meningkatkan peluang untuk diterima bekerja.
Dedi menekankan, pemetaan lowongan secara rutin, pelatihan berbasis kebutuhan industri, serta kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha menjadi bagian dari upaya mempercepat penurunan pengangguran di Kota Bekasi.(*)