Daerah
Sebanyak 445 Jemaah Haji Purwakarta Berangkat ke Tanah Suci
TODAY.ID, Purwakarta – Tangis haru menyelimuti pemberangkatan 445 jemaah haji Purwakarta yang tergabung dalam kloter 12 KJT di halaman Tajug Gede Cilodong, Bungursari, Rabu (29/4/2026).
Ratusan keluarga tampak memadati area tersebut untuk melepas orang tercinta menuju Tanah Suci. Doa dan air mata menjadi saksi keberangkatan para tamu Allah dalam menjalankan rukun Islam kelima ini.
Untuk memuliakan para Tamu Allah ini, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein, mengambil kebijakan khusus. Ia mengerahkan mobil dinas Pemkab Purwakarta untuk menjemput jemaah langsung dari rumah masing-masing.
Pelepasan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Ir. Sri Jaya Midan, bersama Kepala Kantor Kemenhaj Purwakarta, H. Syamsi Mufti, dan Ketua MUI Purwakarta, KH. John Dien.
Kepala Kantor Kemenhaj Purwakarta, H. Syamsi Mufti, menjelaskan bahwa rombongan bertolak dari Purwakarta sekitar pukul 13.00 WIB.
“Para jemaah ini berangkat dari Tajug Gede Cilodong Purwakarta sekira Pukul 13.00 WIB. Kemudian tiba di Asrama Haji Indramayu, Pada sekira Pukul 16.15 WIB,” ungkap Syamsi.
Setelah transit di asrama, jemaah dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi pada Kamis (30/4/2026) melalui Bandara Kertajati, Majalengka. Syamsi memprediksi rombongan akan tiba di tanah suci pada Jumat, 1 Mei 2026.
Ia berpesan agar seluruh jemaah meluruskan niat dan menjaga kondisi kesehatan serta kebersamaan selama menjalankan ibadah. Syamsi juga meminta para jemaah untuk saling peduli, terutama kepada lansia.
“Ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri. Ikuti bimbingan para petugas, saling membantu sesama jemaah, dan niatkan segalanya hanya karena Allah SWT,” kata Syamsi.
Sementara itu, Sekda Purwakarta Ir. Sri Jaya Midan berharap seluruh jemaah haji Purwakarta bisa kembali ke tanah air dengan selamat.
“Semoga jemaah haji yang berangkat dan pulang dalam keadaan selamat, sehat, dan menjadi haji yang mabrur,” ucap Midan mendoakan.
Midan turut menekankan pentingnya kepatuhan terhadap arahan pembimbing haji agar seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib dan lancar.
Ia menyebut pembimbing haji sebagai sosok berpengalaman yang akan membantu jemaah di setiap tahapan. Dengan mengikuti arahan tersebut, diharapkan jemaah dapat meraih predikat haji mabrur.
“Semoga dengan mengikuti bimbingan, seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan meraih predikat haji yang Mabrur,” kata Midan.
Keberangkatan jemaah diakhiri dengan sorak takbir dan lambaian tangan keluarga dari balik pagar Tajug Gede Cilodong saat bus mulai meninggalkan lokasi.(*)