Daerah

Soal Viral Grup Facebook LGBT, Ini Respon Tegas Bupati Sumedang!

Published

on

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. (Foto: Ist)

TODAY.ID, Sumedang – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir merespon tegas beredarnya informasi mengenai sejumlah grup Facebook yang mencantumkan nama wilayah Sumedang dan sekitarnya. Informasi tersebut ramai diperbincangkan warganet dan memicu berbagai tanggapan di media sosial.

Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat sejumlah grup Facebook yang menggunakan nama wilayah Sumedang dan kawasan sekitarnya. Grup tersebut diketahui memiliki ribuan anggota dan menjadi ruang komunikasi bagi para pengguna platform media sosial tersebut.

Menanggapi hal itu, Dony Ahmad Munir menyatakan Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terlebih dahulu melakukan pengecekan dan verifikasi terhadap informasi yang beredar sebelum menentukan langkah lanjutan.

“Terkait media sosial, ramai soal Facebook dan isu LGBT, kami sangat prihatin dan mengecam keras. Hal-hal menyimpang seperti itu sama sekali tidak mendidik serta berdampak buruk bagi masa depan anak-anak kita,” kata Dony dalam keterangan yang diterima, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan validitas informasi yang beredar di ruang digital agar penanganan yang dilakukan sesuai dengan fakta di lapangan. Karena itu, Pemkab Sumedang akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak yang memiliki kewenangan dalam pengawasan ruang siber.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. (Foto: Ist)

“Informasi yang beredar harus dipastikan kebenarannya terlebih dahulu. Setelah itu, langkah lanjutan akan dilakukan melalui koordinasi,” ujarnya.

Dony menambahkan, apabila hasil verifikasi menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan lembaga dan instansi berwenang untuk mengambil langkah yang diperlukan sesuai aturan.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pengawasan sosial dan meningkatkan peran keluarga dalam memberikan pendidikan karakter kepada anak-anak dan remaja.

“Ini fenomena sosial yang harus kita selesaikan bersama lewat pengecekan lapangan termasuk koordinasi dengan tim cyber dan Diskominfo,” katanya.

Menurut Dony, upaya penguatan lingkungan sosial tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Perlu keterlibatan berbagai pihak mulai dari keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, aparat penegak hukum, akademisi, pelaku usaha, hingga media massa.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. (Foto: Ist)

“Kita perlu memperkuat akhlak, iman, dan takwa masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pondasi paling utama. Pengawasan ketat harus melibatkan polisi, dinas terkait, warga, akademisi, pengusaha, komunitas, hingga insan media agar tidak menyebar luas,” tandasnya.(*)

Laman: 1 2 3

Exit mobile version