Daerah

Usai Libur Lebaran, Kehadiran ASN Karawang Capai 95 Persen

Published

on

Ilustrasi ASN atau PNS. (Foto: Net)

TODAY.ID, Karawang – Tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang mencapai 95,14 persen pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran.

Sementara itu, sekitar 4,89 persen pegawai tercatat tidak masuk dengan beragam alasan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang, Jajang Jaenudin, menyampaikan data tersebut usai apel pagi di Plaza Pemda Karawang, Rabu (25/3).

Ia menjelaskan, mayoritas ketidakhadiran disebabkan oleh cuti tahunan yang mencapai 3,75 persen atau sekitar 300 pegawai.

Selain itu, pegawai yang tidak masuk karena sakit tercatat sebesar 0,75 persen. Ada pula yang berstatus di luar tanggungan negara sebesar 0,02 persen.

Ilustrasi ASN atau PNS. (Foto: Net)

Adapun pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan tercatat sebanyak 0,29 persen atau sekitar 24 orang.

“Sebagian besar yang tidak hadir memang mengambil cuti tahunan,” kata Jajang.

Pihaknya memastikan akan menelusuri lebih lanjut pegawai yang absen tanpa alasan jelas. Verifikasi dilakukan untuk memastikan apakah ketidakhadiran tersebut disebabkan kelalaian pelaporan atau benar-benar tanpa keterangan.

Jika terbukti mangkir, lanjut dia, sanksi akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku. Ia juga menegaskan, kasus ketidakhadiran tanpa keterangan tidak terpusat pada satu bidang tertentu, melainkan tersebar di sejumlah unit kerja.

Di sisi lain, Pemkab Karawang masih mengkaji kemungkinan penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH).

Ilustrasi ASN atau PNS. (Foto: Net)

Skema tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya efisiensi, terutama dalam mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Jajang, opsi WFH bergiliran tengah disusun. Namun, pelaksanaannya tetap mengharuskan pegawai melakukan absensi serta melaporkan kinerja secara berkala.(*)

Laman: 1 2 3

Exit mobile version