Peristiwa

Kebakaran TPS Punclut Bandung Sulit Dipadamkan, Waspadai Gas Metana

Published

on

Kebakaran di TPS Puncak Cimbeleuit, Kota Bandung. (Foto: Ist)

TODAY.ID, Bandung – Kebakaran melanda tempat pembuangan sampah (TPS) di kawasan Puncak Ciumbuleuit (Punclut), Kota Bandung, Jawa Barat, Senin malam. Proses pemadaman berlangsung tidak mudah karena titik api berada di bawah tebing dan lembah.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung mengerahkan delapan unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas juga harus turun langsung ke area sulit dijangkau kendaraan untuk mendekati titik api.

Kepala DPMKP Kota Bandung Soni Bakhtiar mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 19.16 WIB. Petugas kemudian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Menurut Soni, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah. Kondisi sampah yang kering di tengah musim kemarau membuat api lebih cepat menyebar ke area sekitar yang dipenuhi alang-alang.

“Memang ada tempat pembuangan sampah yang mungkin masih kita praduga ada pembakaran sampah. Sampahnya kering karena masih musim kemarau, sehingga merambat ke lahan yang dipenuhi alang-alang dan api sangat cepat merambat,” kata Soni di Bandung, Selasa (15/9/2026).

Kebakaran di TPS Puncak Cimbeleuit, Kota Bandung. (Foto: Ist)

Medan menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan kebakaran. Titik api berada di bawah tebing dan lembah sehingga mobil pemadam tidak dapat menjangkau seluruh area yang terbakar.

Petugas pemadam kemudian dibantu tim penyelamatan untuk turun ke lokasi dan melakukan penanganan secara langsung.

“Obstacle-nya agak sulit karena ini ada di bawah tebing. Ini membutuhkan teman-teman rescue gabungan dengan teman-teman pemadam untuk bisa menjangkau yang ada di tebing dan di lembah,” ujarnya.

Selain medan yang sulit, petugas juga mewaspadai kemungkinan munculnya gas metana dari timbunan sampah lama. Gas tersebut masih dalam tahap asesmen untuk memastikan keberadaannya di sekitar lokasi kebakaran.

“Kita juga mengantisipasi jangan sampai ada timbunan gas metan dari tumpukan sampah yang cukup lama. Ini juga sedang kita asesmen apakah ada gas metannya atau tidak,” kata Soni.

Kebakaran di TPS Puncak Cimbeleuit, Kota Bandung. (Foto: Ist)

Meski demikian, lokasi kebakaran disebut berada sekitar 500 meter dari permukiman warga. Jarak tersebut membuat api tidak secara langsung mengancam rumah penduduk di sekitar kawasan Punclut.

DPMKP Kota Bandung mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama selama musim kemarau. Sampah dan vegetasi yang mengering dapat membuat api dengan cepat merambat ke area lain.

“Kami sudah sering mengimbau pada warga masyarakat di musim kemarau ini jangan melakukan pembakaran sampah. Karena takut merembet ke lahan-lahan lain yang kosong atau rumput-rumput liar, ilalang yang sudah mengering,” tandasnya.(*)

Laman: 1 2 3

Exit mobile version