Peristiwa

Minibus Pengantar Pengantin Jatuh ke Jurang 8 Meter di Cianjur

Published

on

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Foto: Ist)

TODAY.ID, Cianjur – Mobil minibus berpelat nomor Z 1748 HY yang membawa rombongan pengantar pengantin asal Kabupaten Tasikmalaya jatuh ke jurang sedalam delapan meter di Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Senin (5/20/2026).

Delapan orang yang berada di dalam kendaraan tersebut berhasil dievakuasi dan mendapat perawatan di puskesmas setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Kapolsek Takokak AKP Dadang Warman mengatakan kecelakaan diduga terjadi ketika minibus tidak kuat melewati jalan menanjak. Kendaraan kemudian bergerak mundur hingga sopir kehilangan kendali dan minibus terperosok ke jurang.

“Tidak ada korban jiwa, delapan orang di dalam mobil mengalami luka sedang dan ringan sudah mendapat pertolongan medis di puskesmas setempat, kecelakaan diduga karena mobil tidak kuat menanjak dan hilang kendali,” kata Dadang.

Menurut keterangan kepolisian, dua penumpang mengalami luka berat, sedangkan enam lainnya mengalami luka ringan. Setelah kejadian, petugas bersama warga langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi seluruh penumpang.

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Foto: Ist)

Proses evakuasi tidak mudah karena kendaraan masuk ke dasar jurang dengan posisi terbalik dan bagian kabinnya mengalami kerusakan. Kendaraan baru berhasil dievakuasi sekitar dua jam kemudian dengan bantuan warga sekitar.

Kepala Desa Waringinsari Nadir Muharam mengatakan rombongan tersebut sebelumnya mengikuti petunjuk aplikasi peta di telepon seluler. Petunjuk tersebut mengarahkan mereka ke jalan kecil dengan kondisi tanjakan cukup curam.

Sopir kemudian berusaha melewati tanjakan tersebut. Namun, kendaraan diduga tidak mampu melaju dan akhirnya bergerak mundur sebelum keluar dari badan jalan dan jatuh ke jurang.

“Mobil sempat terbalik membuat penumpang di dalamnya terjebak, saat di dasar jurang posisi mobil terbalik dengan kondisi kabin ringsek, sehingga warga sempat kesulitan mengevakuasi para korban,” tandasnya.(*)

Laman: 1 2

Exit mobile version