Peristiwa

Penemuan Mayat Tinggal Tulang Belulang di Cianjur, Ini Kata Polisi

Published

on

Ilustrasi penemuan mayat. (JabarNews)

TODAY.ID, Cianjur – Warga Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menemukan jasad manusia dalam kondisi tinggal tulang belulang pada Minggu (11/10/2026). Polisi kini menyelidiki identitas korban serta penyebab kematiannya.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Bagus Panuntun, mengatakan penyidik masih mendalami kasus tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi untuk menyusun kronologi kejadian dan mengungkap identitas korban.

“Kami masih menyelidiki identitas korban serta penyebab kematiannya, di mana jasad korban ditemukan tinggal tulang belulang pada Minggu (11/10),” kata Bagus di Cianjur, Senin (12/10/2026).

Menurut Bagus, pemeriksaan luar terhadap jasad korban di RSUD Sayang Cianjur belum menemukan indikasi yang mengarah pada dugaan tertentu terkait penyebab kematian. Meski demikian, penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Penemuan jasad bermula ketika warga mencium bau menyengat yang diduga berasal dari bangkai hewan. Setelah menelusuri sumber bau tersebut, warga justru menemukan jasad manusia dalam kondisi sudah membusuk.

Ilustrasi penemuan mayat. (JabarNews)

Eben (43), warga setempat, mengatakan bau menyengat itu telah tercium sejak dua hari sebelum penemuan. Warga kemudian mencari sumber bau ke sejumlah lokasi hingga menemukan jasad korban.

Sebagian anggota tubuh korban dilaporkan sudah tidak utuh. Kondisi tersebut diduga akibat dimakan hewan liar, tetapi dugaan itu belum disampaikan sebagai hasil pemeriksaan resmi kepolisian.

Warga memperkirakan jasad tersebut telah berada di lokasi selama sekitar 20 hari. Namun, waktu pasti kematian korban masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.

Setelah menemukan jasad tersebut, warga segera melaporkannya kepada pihak berwajib. Menurut Eben, sejauh ini warga sekitar tidak mengetahui adanya laporan kehilangan anggota keluarga yang berkaitan dengan temuan tersebut.

“Kami langsung melaporkan temuan mayat ke pihak berwajib, di mana selama ini warga tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya, bahkan selama ini kami kerap melakukan ronda malam,” kata Eben.

Ilustrasi penemuan mayat. (JabarNews)

Polisi masih mengumpulkan keterangan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk membantu mengidentifikasi korban serta mengetahui penyebab kematiannya.

Bagus mengatakan pihaknya akan menyampaikan perkembangan setelah hasil pemeriksaan rumah sakit dan penyelidikan diperoleh.(*)

Laman: 1 2 3

Exit mobile version