Peristiwa

Ratusan Siswa di Cianjur Keracunan MBG, Sejumlah Saksi Diperiksa

Published

on

Siswa yang mengalami keracunan MBG. (Foto: JabarNews)

TODAY.ID, Cianjur – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, memeriksa sejumlah saksi pasca peristiwa keracunan massal yang menimpa sekitar 300 siswa di tiga kecamatan. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus mencegah terulangnya kasus serupa dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah meminta keterangan lebih dari lima orang saksi, termasuk pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi sebagai prosedur penyelidikan lanjutan, termasuk mengambil sampel makanan untuk diperiksa sebagai bahan evaluasi penyajian makanan ke depan agar kejadian keracunan massal tidak terulang,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).

Kapolres menegaskan, penyelidikan dan pengembangan kasus terus dilakukan guna memastikan keamanan konsumsi bagi para siswa penerima manfaat MBG di wilayah Cianjur.

Terkait kondisi para korban, Alexander memastikan sebagian besar siswa yang sempat mengalami keracunan kini telah pulih dan kembali beraktivitas normal dengan tetap berada dalam pengawasan tenaga kesehatan.

Siswa yang mengalami keracunan MBG. (Foto: JabarNews)

Hal senada disampaikan Camat Cikalongkulon, Iyus Yusuf. Dari sekitar 250 siswa yang mengalami keracunan di wilayahnya, hampir seluruhnya telah kembali bersekolah.

“Sebagian besar siswa sudah pulang dan kembali bersekolah. Tinggal lima orang yang masih dirawat di rumah sakit, terdiri dari empat orang dewasa dan satu anak,” kata Iyus.

Sementara itu, Humas RSUD Sayang Cianjur Raya, Sandi, menjelaskan bahwa lima pasien yang masih dirawat sebelumnya mengalami gejala keracunan cukup parah.

“Kelima pasien datang dengan kondisi cukup serius, namun sekarang terus membaik. Kami pastikan kondisinya benar-benar pulih sebelum diperbolehkan pulang,” tandasnya.(*)

Laman: 1 2

Exit mobile version