Ikuti Kami:

Peristiwa

Universitas Ibnu Khaldun Bogor Respon Dugaan Kasus Pelecehan Mahasiswi

Diterbitkan:

|

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse
Wakil Rektor UIKA Bogor Bidang Kemahasiswaan, Dedi Supriadi. (Foto: Istimewa)

TODAY.ID, Bogor – Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor angkat bicara terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang dosen dari Fakultas Agama Islam berinisial MDR. Peristiwa ini mencuat setelah seorang mahasiswi mempublikasikan pengalamannya melalui media sosial TikTok.

Dalam konferensi pers pada Senin (2/10), Wakil Rektor UIKA Bogor Bidang Kemahasiswaan, Dedi Supriadi mengungkapkan bahwa pihak universitas telah bertindak cepat dalam menangani dugaan pelecehan seksual ini.

Baca Juga:  Siaga Merapi! Awan Panas Guguran Kembali Meluncur Radius 3500 Meter

Namun, MDR menyangkal segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya oleh mahasiswinya. Meski MDR terlihat jelas dalam video yang menjadi viral di TikTok, dia bersikeras atas ketidakbersalahannya.

“Tadi pagi MDR sudah kami panggil untuk dimintai keterangan, yang bersangkutan bersumpah ‘Demi Allah’ tidak melakukan hal itu. Namun, proses penegakan norma hukum di dalam kampus tetap kami lakukan,” kata Dedi.

Baca Juga:  Wagub Jawa Barat Sesalkan Aski Unjuk Rasa Pendukung Habib Rizieq Berujung Ricuh

Meskipun MDR menyangkal keterlibatannya dalam dugaan pelecehan seksual, kata Dedi, pihak UIKA Bogor telah mengambil tindakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di dalam kampus.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse