Ikuti Kami:

Nasional

Waspada Deepfake, PWI Jabar dan JHB Akan Bawa Isu Kejahatan AI ke Komdigi

Diterbitkan:

|

Perwakilan PWI Jabar dan Jurnalis Hukum Bandung (JHB). (Foto: Ist)

TODAY.ID, Bandung – Maraknya kejahatan siber berbasis kecerdasan buatan (AI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat bersama Jurnalis Hukum Bandung (JHB), Selasa (13/10/2026), akan menemui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta.

Langkah strategis ini menjadi momentum penting untuk memperkuat literasi digital nasional sekaligus mematangkan agenda Bandung Digital Safety Forum (BDSF) 2026 guna menekan angka kerugian finansial masyarakat yang kian mengkhawatirkan.

Baca Juga:  Bus Pemkab Karawang Ketahuan Ganti Pelat Hitam Untuk Angkut Wisatawan

​Pertemuan penting di ibu kota tersebut menempatkan lima materi presentasi utama di hadapan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria. Diskusi terfokus pada tema penguatan perlindungan publik dan keamanan transaksi finansial.

​Di sisi lain, ancaman kejahatan AI kini berkembang sangat cepat. Para pelaku kejahatan semakin lihai menggunakan teknologi untuk meniru suara manusia, memalsukan wajah lewat teknik deepfake, hingga merekayasa bukti transfer bank agar tampak asli di mata masyarakat awam.

Baca Juga:  Komitmen Lawan Hoaks, Purwakarta Raih Juara 2 JSH Awards 2024

​Lonjakan kasus ini terlihat jelas dari data resmi pemerintah. Berdasarkan catatan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) dan Satgas PASTI yang diungkapkan Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, total kerugian korban kejahatan siber hingga April 2026 telah menembus angka Rp9,5 triliun.

Laman: 1 2 3