Bisnis
Bandara Husein dan BIJB Kertajati Akan Beroperasi Berdampingan
TODAY.ID, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara menjadi bagian dari penataan kembali sistem transportasi udara di Jawa Barat.
Menurutnya, bandara di Kota Bandung tersebut akan tetap beroperasi berdampingan dengan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati (BIJB) setelah kembali dibuka pada 17 September 2026.
Dedi mengatakan kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat yang juga mempertimbangkan rencana pemanfaatan BIJB Kertajati oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
“Karena BIJB Kertajati berhubungan dengan Bandara Husein Sastranegara. Ketika pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan akan menggunakan BIJB Kertajati, maka Bandara Husein Sastranegara harus dibuka,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan operasional kedua bandara akan saling melengkapi dengan pembagian fungsi masing-masing. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan tidak ada salah satu bandara yang ditinggalkan, melainkan keduanya akan tetap beroperasi sesuai peran yang ditetapkan.
Menurut Dedi, pembahasan mengenai mekanisme pengelolaan BIJB Kertajati ke depan akan segera dilakukan bersama pihak-pihak terkait.
“Dua-duanya berjalan dan mungkin tidak terlalu lama kami akan melakukan pembicaraan,” ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia telah menerbitkan surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026 yang menetapkan Bandara Husein Sastranegara kembali melayani penerbangan menggunakan pesawat jet maupun pesawat baling-baling untuk rute domestik dan internasional mulai 17 September 2026.
Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi udara di Jawa Barat, sekaligus mendukung distribusi layanan penerbangan bersama BIJB Kertajati sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.(*)