Daerah

Lantik Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Minta Sekolah Hingga Puskesmas Bagus

Published

on

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)

TODAY.ID, Bekasi – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja segera mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia menekankan agar masyarakat dapat merasakan langsung hasil kerja pemerintah daerah, mulai dari jalan yang mulus, sekolah yang layak, hingga layanan puskesmas dan rumah sakit yang berkualitas.

Pesan tersebut disampaikan Dedi saat melantik Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung, Jumat (23/10/2026).

Gubernur yang akrab disapa KDM itu meminta Asep segera menggerakkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar bekerja lebih optimal, terutama dalam memperbaiki pelayanan masyarakat dan meningkatkan belanja infrastruktur.

“Untuk itu, saya minta kepada Dr. Asep sebagai bupati, pimpin seluruh organisasi perangkat daerah di Bekasi, tingkatkan layanan masyarakatnya, perbanyak belanja infrastrukturnya,” ujar Dedi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)

Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah harus terlihat dari perubahan nyata yang dirasakan warga.

Karena itu, pembangunan jalan, peningkatan fasilitas pendidikan, serta perbaikan layanan kesehatan harus menjadi perhatian utama pemerintahan Kabupaten Bekasi.

“Jalannya harus pada mulus, sekolahnya harus pada bagus, puskesmasnya harus menjadi puskesmas yang terbaik, dan rumah sakitnya,” tegasnya.

Selain mendorong percepatan pembangunan, Dedi menekankan pentingnya tata kelola anggaran yang transparan dan profesional.

Ia meminta seluruh pekerjaan pemerintah dilaksanakan melalui proses lelang terbuka, dengan pemenang ditentukan berdasarkan profesionalitas dan ketentuan yang berlaku.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)

Dedi mengingatkan agar kepala daerah tidak mengintervensi proses penentuan pemenang tender. Menurutnya, pembangunan yang berkualitas harus didukung proses pengadaan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Lakukan seluruh pekerjaan, lelang secara terbuka, yang menangnya adalah profesional. Bupati tidak boleh mendikte siapa yang akan menang,” katanya.

Ia juga meminta Asep memastikan seluruh OPD tidak hanya menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi bekerja dengan orientasi yang jelas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dedi berharap kepemimpinan Asep dapat mempercepat pembangunan Kabupaten Bekasi sekaligus memastikan anggaran daerah digunakan secara efektif untuk meningkatkan kualitas hidup warga.

“Saya yakin Dr. Asep tidak pernah berbuat salah, sehingga Dr. Asep tidak akan pernah takut oleh tekanan siapa pun, asalkan menjalankan pemerintahan dengan baik,” tandasnya.(*)

Laman: 1 2 3

Exit mobile version