Peristiwa

Pencurian Tiga Mesin Traktor di Ciamis, Petani Rugi Hingga Rp30 Juta

Published

on

Ilustrasi traktor. (Foto: Ist)

TODAY.ID, Ciamis – Pencurian mesin traktor dalam satu malam mengguncang petani di Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sedikitnya tiga unit mesin traktor milik warga raib saat terparkir di area persawahan, diduga digasak komplotan spesialis

Kejadian tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga mengancam kelangsungan musim tanam yang tengah berlangsung di wilayah tersebut.

Salah satu korban, Dariman, mengungkapkan bahwa pencurian diperkirakan terjadi pada Jumat dini hari (27/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Ia mengaku sebelumnya masih sempat mengecek kondisi mesin beberapa jam sebelum kejadian.

“Pukul 02.00 WIB dini hari saya cek mesin masih ada di lokasi. Saya kan rutin ngontrol ke sawah. Jadi kemungkinan malingnya beraksi sekitar jam tiga ke atas,” ujar Dariman.

Ia menyebut mesin traktor miliknya yang hilang masih dalam kondisi baru dengan nilai sekitar Rp15 juta.

Ilustrasi traktor. (Foto: Ist)

“Mesin punya saya ini masih baru, saya beli harganya Rp15 juta,” katanya.

Hilangnya alat utama pertanian itu berdampak langsung pada aktivitas pengolahan lahan. Sejumlah sawah yang siap ditanami kini terancam terbengkalai karena petani kesulitan melanjutkan proses produksi.

Menindaklanjuti laporan warga, aparat dari Polsek Pamarican langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kanit Reskrim Polsek Pamarican, Yayan Sopyan, membenarkan adanya pencurian tersebut dengan total tiga mesin yang hilang.

“Yang dicuri ada tiga unit. Sebenarnya ada satu lagi yang sudah sempat diutak-atik, baut-bautnya sudah terbuka. Namun sepertinya kawanan pencuri keburu kesiangan, sehingga satu mesin itu selamat,” kata Yayan.

Ilustrasi traktor. (Foto: Ist)

Ia menambahkan, mesin yang dicuri merupakan produk impor dengan kondisi relatif baru. Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh salah satu pemilik saat melintas di lokasi usai kegiatan penyemaian.

“Saat itu pemilik kaget melihat traktor miliknya sudah tidak ada mesinnya. Ia kemudian memberi tahu pemilik traktor lain. Setelah dicek bersama-sama, ternyata tiga traktor di lokasi yang berdekatan semuanya sudah raib mesinnya,” ujarnya.

Polisi mencatat total kerugian dari tiga korban, yakni Suhendar, Dariman, dan Sidik, mencapai lebih dari Rp30 juta. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian yang meresahkan petani.(*)

Laman: 1 2 3

Exit mobile version