Peristiwa

Perang Sarung di Cimalaka Sumedang, Sepuluh Remaja Diciduk!

Published

on

Ilustrasi perang sarung. (Foto: Radar Bogor)

TODAY.ID, Sumedang – Tim Kujang Kepolisian Resor (Polres) Sumedang mengamankan sepuluh remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di kawasan Jalan Naluk, Sawah Pojok, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Sabtu (21/2/2026) malam.

Penindakan dilakukan saat petugas melaksanakan patroli rutin dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan. Patroli dimulai sejak pukul 23.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan seperti Alun-Alun Sumedang dan Bundaran Binokasih.

Di tengah kegiatan tersebut, petugas menerima laporan warga terkait rencana aksi perang sarung di wilayah Sawah Pojok. Tim kemudian bergerak ke lokasi dan mendapati sekelompok remaja yang dicurigai hendak melakukan aksi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menyita delapan sarung yang telah diisi batu, dua penggaris yang diruncingkan, satu bilah golok, serta tujuh unit sepeda motor yang digunakan para remaja. Mayoritas dari mereka masih berstatus pelajar.

Seluruh remaja dibawa ke Mapolres Sumedang untuk pendataan dan pembinaan. Polisi juga memanggil orang tua masing-masing sebelum para remaja dipulangkan.

Ilustrasi perang sarung. (Foto: Radar Bogor)

Kapolres Sumedang Sandityo Mahardika menegaskan tidak akan mentolerir aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan. Termasuk perang sarung yang dimodifikasi dengan benda keras atau tajam,” ujar Sandityo dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

Ia menambahkan, patroli Tim Kujang merupakan langkah preventif dan represif terukur untuk mencegah berbagai tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (C3), hingga aksi premanisme dan tawuran remaja.

“Patroli Tim Kujang Polres Sumedang merupakan langkah preventif dan represif secara terukur guna mencegah tindak pidana. Seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (C3), serta aksi premanisme dan tawuran remaja,” tegasnya.

Polres Sumedang memastikan patroli serupa akan terus digelar secara intensif pada jam-jam rawan hingga dini hari selama Ramadan. Kapolres juga mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.(*)

Laman: 1 2

Exit mobile version