Peristiwa

Viral Video Kasus Perundungan Anak di Garut, Polisi Turun Tangan!

Published

on

Ilustrasi bullying atau perundungan. (Foto: Net)

TODAY.ID, Bandung – Video viral yang memperlihatkan dugaan perundungan terhadap seorang anak perempuan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, beredar di media sosial. Kasus tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut.

Peristiwa dalam video diduga terjadi di wilayah Maripari, Kecamatan Sukawening. Korban disebut masih di bawah umur dan terlihat mengenakan seragam yang menyerupai pakaian pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Rekaman yang beredar terdiri atas tiga video dengan durasi berbeda. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang anak perempuan mendapat perlakuan kekerasan dari sejumlah anak perempuan lainnya.

Identitas korban maupun anak-anak yang terlihat dalam video belum disampaikan secara rinci oleh kepolisian.

Keluarga korban melaporkan dugaan kekerasan tersebut ke Polsek Sukawening pada Selasa (8/9/2026) sore.

Ilustrasi bullying atau perundungan. (Foto: Net)

Kapolsek Sukawening AKP Budiman membenarkan adanya laporan tersebut. Karena Polsek Sukawening tidak memiliki Unit PPA, penanganan laporan kemudian dilimpahkan ke Polres Garut.

“Tadi sudah buat laporan, warga perbatasan Desa Mekarhurip. Kalau korban tidak tahu masih kelas berapa, tapi tadi sudah diantar ke Polres oleh anggota karena di Polsek tidak ada Unit PPA,” kata Budiman.

Selanjutnya, laporan tersebut ditangani Unit PPA Polres Garut untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi masih perlu memastikan kronologi kejadian, identitas pihak-pihak yang terlibat, serta kondisi korban berdasarkan hasil pemeriksaan.

Seiring viralnya rekaman tersebut, kepolisian mengimbau masyarakat tidak kembali menyebarkan video kekerasan terhadap anak ke berbagai platform media sosial.

Ilustrasi bullying atau perundungan. (Foto: Net)

Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah dampak psikologis yang lebih besar terhadap korban serta menjaga perlindungan anak selama proses penanganan perkara.

“Ya sedang ditangani. Untuk video yang tersebar memang telah viral sehingga perlu kejelasan,” tandasnya.(*)

Laman: 1 2 3

Exit mobile version