Daerah
Beredar ‘Video Tak Pantas’ Pelajar Tasikmalaya, Ini Respon KPAID

“Kami sudah menerima informasi terkait video yang beredar dan saat ini masih dalam tahap pendalaman,” kata Ato Rinanto saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).
Menurut Ato, informasi awal yang dihimpun di lapangan menunjukkan dugaan kuat bahwa video tersebut berasal dari wilayah Tasikmalaya bagian selatan. Meski demikian, KPAID belum dapat memastikan identitas para pemeran maupun latar belakang mereka.
“Tim kami sedang berupaya memastikan siapa saja yang terlibat, usia mereka, serta asal sekolahnya. Semua masih dalam proses klarifikasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, apabila dalam proses pendalaman terbukti bahwa pemeran dalam video tersebut masih di bawah umur, maka pendekatan yang akan diambil adalah perlindungan anak, bukan penghukuman terhadap korban.
“Jika terbukti anak di bawah umur, maka mereka adalah korban yang harus dilindungi. Pendekatan kami jelas mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” kata Ato.