Ikuti Kami:

Daerah

Beredar ‘Video Tak Pantas’ Pelajar Tasikmalaya, Ini Respon KPAID

Diterbitkan:

|

Ilustrasi video asusila
Ilustrasi video asusila
Ilustrasi video asusila. (Foto: Jatimnet)

“Kami sudah menerima informasi terkait video yang beredar dan saat ini masih dalam tahap pendalaman,” kata Ato Rinanto saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).

Menurut Ato, informasi awal yang dihimpun di lapangan menunjukkan dugaan kuat bahwa video tersebut berasal dari wilayah Tasikmalaya bagian selatan. Meski demikian, KPAID belum dapat memastikan identitas para pemeran maupun latar belakang mereka.

Baca Juga:  Pemkot Bogor Mulai Ujicoba Angkot Listrik Pada 4 April 2024

“Tim kami sedang berupaya memastikan siapa saja yang terlibat, usia mereka, serta asal sekolahnya. Semua masih dalam proses klarifikasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, apabila dalam proses pendalaman terbukti bahwa pemeran dalam video tersebut masih di bawah umur, maka pendekatan yang akan diambil adalah perlindungan anak, bukan penghukuman terhadap korban.

Baca Juga:  Sampah Kian Melonjak, Pemprov Jabar Tegur Pemkot Bandung dan KBB

“Jika terbukti anak di bawah umur, maka mereka adalah korban yang harus dilindungi. Pendekatan kami jelas mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” kata Ato.

Laman: 1 2 3