Ikuti Kami:

Daerah

Dedi Mulyadi Kritik Budaya Proposal Lebaran, Begini Alasannya..

Diterbitkan:

|

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)

Ia mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir dalam menilai keberhasilan seorang pemimpin, dengan lebih menekankan pada hasil pembangunan dan pelayanan publik.

“Nanti kalimatnya harus diubah. Katakan, alhamdulillah Pak Bupati tidak membagi sarung, tapi jalannya mulus. Alhamdulillah sekolah sekarang tidak bayar, dan layanan pemerintah bersih tanpa pungutan. Hal itu jauh lebih berharga bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Hari Lahir Pancasila, Presiden Jokowi Ajak Anak Muda Bumikan Pancasila

Kegiatan Tarling tersebut dihadiri ribuan warga yang memadati lokasi sejak sore hari. Selain itu, acara juga diisi tausiah oleh penceramah nasional, Ahmad Muwafiq, yang memberikan pesan keagamaan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Waduh! 233 Ijazah Mahasiswa Stikom Bandung Dinyatakan Tidak Sah

Melalui momentum tersebut, Dedi menegaskan pentingnya membangun budaya politik yang sehat, di mana keberhasilan kepemimpinan dinilai dari dampak nyata pembangunan dan kualitas layanan kepada masyarakat, bukan dari pemberian pribadi menjelang hari raya.(*)

Laman: 1 2