Daerah
Jabar Siapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Hingga April 2027

“Sudah mulai memetakan ya, termasuk kita juga sudah memberikan surat edaran gubernur kepada seluruh kepala perangkat daerah maupun kepada bupati/wali kota terkait kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi basah,” kata Teten.
Melalui surat edaran tersebut, pembagian tugas dan kewenangan masing-masing instansi telah diatur agar penanganan keadaan darurat dapat berlangsung cepat dan terpadu di lapangan.
Teten juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan secara mandiri, mengenali tanda-tanda alam yang berpotensi memicu bencana, serta memanfaatkan teknologi untuk mengetahui tingkat risiko di lingkungan tempat tinggal.
Masyarakat dapat menggunakan aplikasi InaRISK Personal untuk memantau tingkat kerawanan wilayah sekaligus mengetahui lokasi tempat berkumpul atau titik evakuasi darurat.
Ia menekankan pentingnya respons cepat ketika muncul tanda-tanda ancaman bencana, terutama banjir dan tanah longsor.