Ikuti Kami:

Daerah

Tabungan Siswa SD di Pangandaran Raib, Jumlahnya Cukup Fantastis

Diterbitkan:

|

Ilustrasi kasus tabungan siswa SD di Pangandaran. (Foto: Istimewa)

Masih menurut Darso, rata-rata koperasi sekolah yang mengelola uang tabungan siswa mengalami kolaps. Bahkan kondisi ini terjadi hingga bertahun-tahun.

Hasil penelusuran sementara pihaknya, kata Darso, uang tabungan siswa tersebut dipinjam oleh guru untuk kebutuhan sehari-hari. Namun dalam proses pelunasannya tak berjalan dengan baik. Ironisnya, jumlah uang tabungan siswa yang dipinjam itu jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga:  SMP PGRI Sindang Indramayu Diteror, Kaca Sekolah Pecah Dilempari Batu

“Berdasarkan analisa jadi keberadaan peminjaman itu saat peserta didik menabung, tidak terasa mungkin sehari-harinya terpakai. Setor ke bendahara tabungan bentuknya angka saja, sementara uangnya kepakai,” ujar Darso.

Baca Juga:  Lima Orang Tewas Saat Pesta Miras, Bupati Tasikmalaya: Ini Sangat Memalukan

Masih menurut Darso, saat ini pihaknya masih menghitung total kerugian. Ia berharap koperasi dan guru yang terlilit utang untuk segera mengembalikan uang yang dipinjam. “Karena kita belum menghitung secara angka realnya,” pungkasnya.(*)

Laman: 1 2