Ikuti Kami:

Daerah

Terserang Flu, Warga Bandung Serbu IGD, Walikota: Pasien Tak Boleh Ditolak!

Diterbitkan:

|

Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit di Kota Bandung. (Foto: Ist)

​Imbasnya, antrean memang sempat terlihat padat. Tapi, Pemkot menilai sikap sigap warga ini patut diapresiasi karena menunjukkan tingkat kewaspadaan dini yang sangat baik.

​Meski fasilitas dan tenaga kesehatan dipastikan siap siaga, warga tetap diminta memperketat protokol pencegahan harian. Terlebih bagi mereka yang aktif bepergian menggunakan transportasi publik seperti bus, kereta api, maupun pesawat, diwajibkan kembali membiasakan diri mengenakan masker.

Baca Juga:  Terima Uang Rp7,5 Juta Dari Wali Murid, Guru Honorer di Depok Ditangkap

​Kebijakan khusus juga diberlakukan bagi anak-anak sekolah yang menunjukkan gejala flu ringan. Mereka diizinkan beristirahat total di rumah dengan izin pihak sekolah, atau tetap memakai masker jika beraktivitas di luar. Pemerintah juga mengingatkan agar publik tidak melakukan panic buying atau memborong masker di pasaran.

Baca Juga:  Kerap Makan Korban, Wagub Jabar Minta Pengendara Moge Jaga Sopan Santun

​Menghadapi potensi lonjakan yang lebih masif, Pemkot Bandung menyatakan telah mengambil banyak pelajaran berharga dari penanganan COVID-19 di masa lalu.

Seluruh standar operasional, mulai dari ketersediaan obat antivirus, pasokan oksigen medis, hingga proteksi maksimal bagi keselamatan tenaga kesehatan, kini berada dalam status siaga penuh selama 24 jam penuh.

Laman: 1 2 3