Daerah
Jabar Siapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Hingga April 2027

TODAY.ID, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersiap menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi basah selama enam bulan, mulai 1 November 2026 hingga 30 April 2027.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor selama musim hujan.
Usulan penetapan status siaga tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dan kini menunggu keputusan Gubernur Jawa Barat.
Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali Mulku Engkun mengatakan, rekomendasi itu merupakan hasil rapat koordinasi lintas lembaga yang melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta BPBD kabupaten/kota.
“Maka dihasilkan kesepakatan yang pertama ditetapkan bahwa kita kemungkinan akan menetapkan (waktu siaga bencana), tapi nanti tunggu keputusan Pak Gubernur ya, kepgub-nya (keputusan gubernur). Kita merekomendasikan kepada Pak Gubernur untuk menetapkan siaga hidrometeorologi basah per tanggal 1 November 2026 sampai dengan 30 April 2027,” ujar Teten dalam keterangan yang diterima, Jumat (30/10/2026).