Ikuti Kami:

Daerah

DPRD Jabar Khawatir Sekolah Maung Picu Kesenjangan Baru

Diterbitkan:

|

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung. (Foto: Ist)

Ia menegaskan pembatalan RSBI oleh Mahkamah Konstitusi harus menjadi pelajaran penting agar kebijakan serupa tidak kembali melahirkan ketidakadilan dalam akses pendidikan.

“Sehingga ini akan berhadapan dengan subtansi pembatalan RSBI pada zaman itu oleh MK. Kan salah satu alasan utama itu adalah karena RSBI dipandang berpotensi memperkuat kesenjangan, menumbuhkan ketidakadilan. Jangan sampai ini kejadian lagi,” ucapnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Data dan Pantau 3.960 Warganya di Timur Tengah

Dalam konsep yang sedang dibahas, Sekolah Maung disebut membuka peluang penerimaan siswa lintas wilayah tanpa batas zonasi dengan seleksi berbasis kemampuan akademik dan bakat.

Baca Juga:  BPOM Bandung Sita Ribuan Kosmetik Ilegal Dari 30 Lokasi Berbeda

Bahkan, muncul usulan syarat minimal tingkat kecerdasan tertentu bagi calon siswa, termasuk wacana IQ minimal 130 yang hingga kini masih dalam tahap kajian.

Sebagai tahap awal, DPRD Jabar mengusulkan agar program dipusatkan terlebih dahulu di Purwakarta yang dinilai paling siap dari sisi lahan dan infrastruktur.

Laman: 1 2 3 4 5