Ikuti Kami:

Daerah

DPRD Jabar Khawatir Sekolah Maung Picu Kesenjangan Baru

Diterbitkan:

|

Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung. (Foto: Ist)

Ia menegaskan pembatalan RSBI oleh Mahkamah Konstitusi harus menjadi pelajaran penting agar kebijakan serupa tidak kembali melahirkan ketidakadilan dalam akses pendidikan.

“Sehingga ini akan berhadapan dengan subtansi pembatalan RSBI pada zaman itu oleh MK. Kan salah satu alasan utama itu adalah karena RSBI dipandang berpotensi memperkuat kesenjangan, menumbuhkan ketidakadilan. Jangan sampai ini kejadian lagi,” ucapnya.

Baca Juga:  129 Laporan ke Bawaslu RI, Netralitas Kepala Desa di Pilkada 2024 Disorot

Dalam konsep yang sedang dibahas, Sekolah Maung disebut membuka peluang penerimaan siswa lintas wilayah tanpa batas zonasi dengan seleksi berbasis kemampuan akademik dan bakat.

Baca Juga:  Perang Petasan Saat Sahur, Delapan Remaja Diamankan Polsek Cileungsi Bogor

Bahkan, muncul usulan syarat minimal tingkat kecerdasan tertentu bagi calon siswa, termasuk wacana IQ minimal 130 yang hingga kini masih dalam tahap kajian.

Sebagai tahap awal, DPRD Jabar mengusulkan agar program dipusatkan terlebih dahulu di Purwakarta yang dinilai paling siap dari sisi lahan dan infrastruktur.

Laman: 1 2 3 4 5