Daerah
Jabar Siapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Hingga April 2027

Berdasarkan analisis BMKG, sebagian besar wilayah Jawa Barat mulai memasuki musim hujan pada November 2026. Puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada Februari 2027.
Meski demikian, kondisi cuaca di Jawa Barat saat ini masih bervariasi. Sejumlah daerah telah mengalami hujan dan cuaca ekstrem, sedangkan sebagian wilayah pantai utara (pantura) masih menghadapi kondisi kekeringan.
Untuk mengantisipasi dampak musim hujan, BPBD Jabar telah memetakan wilayah rawan gerakan tanah dan longsor berdasarkan rencana kontingensi kabupaten/kota. Pemetaan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan personel, logistik, serta jalur evakuasi apabila bencana terjadi.
Pemprov Jabar juga telah menerbitkan dan mendistribusikan surat edaran gubernur kepada seluruh kepala perangkat daerah serta bupati dan wali kota.
Edaran tersebut menjadi pedoman bagi instansi terkait dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi basah.