Ikuti Kami:

Peristiwa

Korban TPPO Asal Kuningan di Kamboja Alami Kekerasan Fisik

Diterbitkan:

|

Ilustrasi kasus perdagangan orang. (Foto: Yuridis.id)

Berdasarkan informasi sementara, DS berangkat ke Kamboja setelah menerima tawaran pekerjaan. Namun, realitas yang dihadapi tidak sesuai dengan janji awal dan berujung pada praktik eksploitasi.

Pemerintah daerah, lanjut Dian, telah membangun koordinasi lintas lembaga untuk mempercepat proses pemulangan. Komunikasi juga telah dilakukan dengan otoritas terkait serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja.

Baca Juga:  Driver Ojol Bentrok Dengan Kelompok Mata Elang di Jakarta Pusat

“Kami pastikan pemerintah daerah mengawal penuh proses pemulangan ini sampai para korban tiba kembali di Tanah Air dalam kondisi aman,” tegasnya.

Baca Juga:  Longsor Gunung Kuda, ESDM Jabar Cabut Izin Tambang Koperasi Al Zariyah

Dian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan ke luar negeri yang tidak melalui jalur resmi.

Ia meminta para camat dan kepala desa meningkatkan sosialisasi pencegahan TPPO, termasuk mendorong warga untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dinas Tenaga Kerja sebelum bekerja ke luar negeri.

Laman: 1 2 3