Ikuti Kami:

Peristiwa

Siswa SMPN 26 Bandung Tewas, Ini Respon Wali Kota Farhan

Diterbitkan:

|

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan (Foto: Ist)

TODAY.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya memerangi perundungan menyusul meninggalnya seorang siswa SMPN 26 Kota Bandung yang ditemukan di kawasan eks Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (13/2/2026). Peristiwa ini menjadi sorotan karena diduga berkaitan dengan praktik intimidasi yang berlangsung dalam waktu lama.

Korban berinisial ZAAQ sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (9/2/2026) sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan telah menangkap terduga pelaku di Kabupaten Garut.

Baca Juga:  Timnas Indonesia U-20 Kalahkan Moldova di Stadion Arslan Zeki Turki

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memerintahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk memastikan perlindungan terhadap keluarga korban guna mencegah stigmatisasi.

Baca Juga:  Kecelakaan Kerja di Cianjur, PT IAI Santuni Ahli Waris Rp55 Juta

Selain menyampaikan belasungkawa, Pemkot Bandung juga melakukan kunjungan langsung kepada keluarga. Awalnya kunjungan dilakukan ke rumah korban di Bandung, tempat ia tinggal bersama ayah dan kakeknya.

Namun karena keluarga masih berada di Kabupaten Garut usai pemakaman, kunjungan dilanjutkan ke Kecamatan Leuwigoong, tepatnya di rumah nenek dari almarhumah ibu korban. Kunjungan tersebut turut melibatkan Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Laman: 1 2 3