Ikuti Kami:

Nasional

Nadiem Disebut Terima Rp 809 Miliar, Negara Rugi Rp 2,1 Triliun

Diterbitkan:

|

Mantan Menristekdikti, Nadiem Anwar Makarim
Mantan Menristekdikti, Nadiem Anwar Makarim
Mantan Menristekdikti, Nadiem Anwar Makarim. (Foto: Ist)

TODAY.ID, Jakarta – Jaksa penuntut umum mengungkap dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook dan layanan Chrome Device Management (CDM) pada program digitalisasi pendidikan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Perkara ini disebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 2,1 triliun.

Fakta tersebut terungkap dalam sidang pembacaan dakwaan terhadap Sri Wahyuningsih, Direktur Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah periode 2020–2021.

Baca Juga:  Donasi Pegawai PLN Nyalakan 7.357 Listrik Gratis Bagi Keluarga Miskin

Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Selasa, 16 Desember 2025.

Dalam surat dakwaan, jaksa menyebut mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim turut menikmati aliran dana dari pengadaan tersebut. Nilainya disebut mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Juga:  Bawaslu Bekasi Sebut Tujuh Kecamatan Rawan Tinggi Pada Pilkada 2024

“Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu terdakwa Nadiem Anwar Makarim sebesar Rp 809.596.125.000,” ujar jaksa Roy Riady di persidangan.

Laman: 1 2 3