Ikuti Kami:

Bisnis

Bio Farma Raih Primaniyarta Ke-12, Ekspor Vaksin Rp10 Triliun Lebih

Diterbitkan:

|

Bio Farma raih Primaniyarta. (Foto: Ist)

Pengembangan Bio-RV mencakup penelitian, uji praklinis dan klinis, alih teknologi, serta persiapan manufaktur di Indonesia bersama akademisi nasional dan mitra global.

Penguasaan proses pengembangan dan manufaktur di dalam negeri diharapkan dapat memperkuat ketersediaan serta keberlanjutan pasokan vaksin, sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk impor.

Baca Juga:  Menuju Universal Health Coverage, Pemkab Purwakarta Permudah Pelayanan Kesehatan

Melalui pengembangan Bio-TCV dan Bio-RV, Bio Farma berupaya menghubungkan kolaborasi riset, penguasaan teknologi, dan kemampuan produksi untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Hari Lahir Pancasila, Presiden Jokowi Ajak Anak Muda Bumikan Pancasila

Dalam penyelenggaraan TEI ke-41, Menteri Perdagangan Budi Santoso menargetkan nilai transaksi perdagangan mencapai US$17,5 miliar. Target tersebut meningkat dibandingkan target tahun sebelumnya sebesar US$16,5 miliar.

Budi mengapresiasi kontribusi eksportir dan seluruh pihak yang mendukung pertemuan produk nasional dengan pembeli internasional.

Laman: 1 2 3 4 5