Daerah
DPRD Jabar Khawatir Sekolah Maung Picu Kesenjangan Baru

“Setidaknya bagi mereka yang punya potensi kecerdasan, yang nanti disiapkan kemampuan untuk bersaing pada saat dia kuliah di perguruan tinggi nasional yang unggul. Bahkan dia bisa diproyeksikan, tembus ke perguruan tinggi tingkat dunia,” katanya.
Selain jalur akademik, Sekolah Maung juga dirancang menyasar penguatan pendidikan vokasi melalui konsep SMK unggulan. Namun DPRD menegaskan kualitas praktik dan pembelajaran harus menjadi perhatian utama.
“Nah, itu dan yang kedua, anak-anak yang dipersiapkan masuk dunia kerja, yaitu SMK unggul, SMK Maung ya, itu juga tidak sekadar dia masuk sekolah, tapi lebih dari itu dia diberi kesempatan untuk mengalami pembelajaran yang berkualitas,” ujar Yomanius.
Dalam pembahasan awal, Dinas Pendidikan Jawa Barat mengusulkan pembentukan 41 Sekolah Maung di berbagai wilayah. Namun Komisi V DPRD Jabar menilai rencana tersebut terlalu agresif untuk tahap awal implementasi tahun ajaran 2026-2027.
“Kita memandang sebaiknya tidak dulu semassif itu, tetapi cukup ambil beberapa yang dianggap kemudian menjadi pilot project,” katanya.