Ikuti Kami:

Nasional

Diduga Korban TPPO, PMI Asal Cianjur Minta Dipulangkan Dari Libya

Diterbitkan:

|

Ilustrasi perdagangan orang
Ilustrasi perdagangan orang
Ilustrasi perdagangan orang. (Foto: Alines.id)

“Istri saya sedang sakit. Tapi karena pembantu di rumah tersebut hanya satu orang. Jadi terpaksa tetap bekerja meski sakit. Sehingga pingsan dan jatuh ke meja kaca,” kata Ujang saat ditemui di kediamannya, Senin (29/6/2026).

Baca Juga:  Beredar 'Video Tak Pantas' Pelajar Tasikmalaya, Ini Respon KPAID

Akibat terjatuh saat pingsan, kepala Ai membentur meja kaca hingga pecah dan menyebabkan luka serius.

“Meja kacanya pecah tertimpa kepala dan badan istri saya yang pingsan. Jadinya pecahan itu melukai kepala istri saya,” ujarnya.

Ujang mengungkapkan istrinya telah bekerja di Timur Tengah selama sekitar 14 bulan dan beberapa kali meminta dipulangkan. Selama bekerja, Ai disebut telah berpindah majikan hingga sembilan kali.

Baca Juga:  BMKG: Masyarakat Dihimbau Waspada Angin Kencang di Wilayah Ciayumajakuning

Selain itu, keluarga mengaku penempatan kerja tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Awalnya Ai dijanjikan bekerja di Turki, namun akhirnya ditempatkan di Libya.

Laman: 1 2 3 4